Hal ikhwal munculnya hantu pocong
diyakini masyarakat sebagai bentuk kegelisahan orang meninggal yang
dikafani namun pengikat kepala serta kaki ketika dikuburkan lupa
dilepaskan atau dilonggarkan. Harapan untuk memperoleh pertolongan dari
orang lain demi lepas dari ikatan tersebut membuat pocong hantu gentayangan.
Penampilan hantu pocong selalu identik dengan penggunaan kain kafan di
sekujur tubuh kecuali wajah, sementara wajah yang tampak digambarkan
tidak lagi memiliki mata hanya berupa rongga dan kulit yang menghitam
kehijauan. Tetapi, gambaran lain pocong dideskripsikan dengan mata dan
telinga yang ditutupi kapas, ada pula pocong yang dianggap memiliki mata
bersinar layaknya kucing di malam hari.
Penampakan pocong
menurut kabar dari mulut ke mulut yang berkembang sejak lama menyatakan
bahwa hantu pocong ini mampu melayang dengan cepat di udara dan
menghilang secara tiba-tiba. Tetapi ada keyakinan lain, bahwa hantu
pocong juga berjalan secara melompat layaknya Vampire Mandarin.
Sementara menurut beberapa orang, pocong yang berjalan melompat bukanlah
hantu asli tetapi rekayasa.
Penampakan hantu
pocong tidak dikhususkan hanya pada satu tempat tertentu seperti suster
ngesot yang lebih sering ditemukan di rumah sakit. Pocong diyakini
muncul di daerah-daerah yang angker, sepi, dan banyak pohon-pohon tinggi
serta besar baik itu di kuburan, rumah kosong, jalan angker, gedung
sekolah, universitas, rumah sakit, dan lain sebagainya.
Beberapa kabar menghebohkan muncul, baru-baru ini penampakan pocong Bogor
yang meresahkan masyarakat. Di Kampung Pitung, perbatasan Banten,
beberapa masyarakat diresahkan dengan gedoran tengah malam pocong di
rumah mereka. Sementara di Daerah Dramaga, sekitar Kampus IPB, beberapa
saksi menyebutkan melihat pocong berkeliaran. Hingga dilakukan Poling
atau pocong keliling, hantu pocong bogor yang menghebohkan tersebut
tidak juga dapat ditangkap basah. Apakah Anda dapat menemukannya?



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !